SUKA DUKA MAGANG DI PPMI ASSALAAM SURAKARTA #PART 2

Mau lanjutin postingan sebelumnya nih 😀

Jadi, kesan pertama yang didapet adalah ya itu tadi, lingkungan yang ramah. Baik itu karyawannya, guru-gurunya dan juga siswanya. Pertama kita ke sana, kita dijamu sebagai tamu di ruangan meeting yang AC nya super dingin. Haha sampe pucet sendiri. Gak cuma karena AC nya aja, tapi juga karena aku ngerasa mati gaya aja di depan para pejabat Assalaam 😀 Intinya, di ruangan ini kita diserahin sama pihak program studi yang diwakilkan oleh dosen pembimbing kita Dr. Soetarno, M.Pd ke pihak Pesantren. Woooow, terjadilah ijab qabul di sini. 🙂

Setelah penyerahan selesai dan break beberapa menit, kita dikenalin sama lingkungan sekolah oleh pihak Humas, Pak Lutfi. Kita jadi semakin penasaran karena Pak Lutfi emang seolah-olah seperti tour guide aja buat kita menelusuri penjuru pesantren yang cukup luas ini, dari mulai ruang kelas sampai tempat makannya santri. Informasi yang bisa dibilang cukup komplit ini dijelasin sama Pak Lutfi dengan sangat energik, lah kitanya juga semakin semangat dong. Haha

Kenalin, ini dia Pak Lutfi. Maaf loh pak, fotonya kayak begini. Maaf ya pak kalo bapak lihat foto ini. 😀 Gak bermaksud apa-apa kok pak, cuma mau ngenalin kalau ini loooh, orang baik di Assalaam. 🙂

IMG_20160222_115735

Nah, setelah kita lelah menggiring langkah kaki *eaaaak, kita akhirnya disuruh makan di resto bareng sama santri-santri Assalaam. Kesan pertamanya, hmmmm canggung karena pada liatin. Mungkin kata mereka “Lah, ini siapa? Kok pake orange-orange gini?” Haha

Yaa, berhubung emang almamater kampusku warna nge-jreng jadi yaaa “wayahnya” pake aja. 😀 BTW, ini nih menu pertama yang kita makan di sana. 😀

IMG_20160222_134840

Nah, yang heboh adalah ketika kita habis makan dan harus pulang ke tempat kos yang engga tau di mana. Karena kita ke sana berbekal nekat, jadi yaaa kita belum tau nasib kita kayak apa. Tapi alhamdulillaah keajaiban datang dari Allah. 🙂

See you in the next post…

Advertisements