TIPS NGERJAIN SKRIPSI ALA YUNIA

Assalaamu’alaikum temen-temen yang baca blog ini. Di waktu yang berharga ini, aku mau sedikit share tips atau trik saat aku menyelesaikan skripsi. Ya, kalau kata orang skripsi itu sesuatu yang bikin mumet kepala, gak bisa tidur nyenyak karena selalu kepikiran and each others. Tapi, bagiku skripsi itu kayak pasangan hidup, dia harus dikasih perhatian, ditengokin tiap detik, jangan kau abaikan karena kalau diabaikan dia akan pergi menjauh. Haha

Nah, biar kalian gak mumet dan gak putus harapan sama yang namanya skripsi, aku mau bagi-bagi pengalaman apa aja yang aku lakuin selama aku ngerjain skripsi hingga akhirnya aku bisa menyelesaikan kuliah S1 kurang dari 4 tahun HAHA (bukan sombong, cuma ngasih tau)

1. Kenali Tipe Dosen Pembimbing

Mengenali dosen pembimbing terlebih dahulu adalah hal yang sangat penting. Karakter setiap dosen berbeda-beda, ada yang sensitif perasaannya, ada yang ‘galak’, ada yang suka dipuji, ada yang baik, dan lain sebagainya. Setelah mengenali tipe dosen pembimbing, kalian pikirkan kira-kira apa yang bisa kalian lakukan untuk ‘memanfaatkan’ tipe dosen kalian atau dalam kata lain cari cara untuk menaklukkan hati dosen itu 😀

For example, di kampus aku menemui beberapa tipe dosen pembimbing ada yang nemu sendiri, ada yang berdasarkan cerita temen. Kalian bisa baca di postingan selanjutnya.

2. Cintai Dosen Pembimbing

Se-menjengkelkan apapun, se-rumit apapun dosen pembimbing kalian beliau adalah orangtua kalian di kampus yang mau membimbing kalian, menyisakan waktunya untuk bimbingan sampai kalian lulus. Cintai dosenmu, maka dosen akan mencintaimu.

3. Membuat Kontrak

Agar skripsi kita lancar, buatlah kontrak dengan dosen pembimbing. Bilang, kalau kita ingin lulus bulan ini atau bulan itu. Biasanya dosen pembimbing yang baik akan mempertimbangkan hal ini dan mengerti apa yang kamu mau. Nah, intensitas bimbingan pun jadi teratur.

4. Langsung Revisian

Biasanya setelah selesai bimbingan, mahasiswa suka pada males revisi-an. Ada yang karena revisiannya susah, ada yang gak ngerti sama sekali dengan revisiannya, ada yang pengen mudik dulu, ada yang susah nemuin dosennya, ada yang males nunggu dosen buat bimbingan lagi. Kalau kalian mau cepet, ya langsung dikerjain lah revisiannya. Nah setelah selesai revisian, biasanya kita harus bimbingan lagi untuk memastikan apakah revisian yang kita kerjain itu udah sesuai kemauan dosbing atau belum. Kalau bisa, hari ini bimbingan, besok atau lusa bimbingan lagi. Ini sih biasanya menyesuaikan waktu dosbing nya juga.

5. Tidak Pernah Absen Bimbingan

Kalau dosen sudah menjadwalkan bimbingan hari apa jam berapa, kalian harus dateng. Karena sekali saja kalian absen bimbingan itu akan mempengaruhi daya ingat dosen sama temen-temen haha (?)

Biasanya mahasiswa yang rutin bimbingan, dia akan selalu diingat wajahnya atau namanya karena pertemuan yang intens dan lama-lama dosen juga bakal ‘bosen’ dan empati sama kalian (ini mengundang cepatnya dapet acc). Tapi, kalau kalian jarang bimbingan dosen juga mungkin bakal mikir “loh, anda anak bimbingan saya ya?” wkwk ‘gak gitu juga kali ya’ :p

6. Jangan Mengeluh dan Putus Asa

Banyak temen yang ngeluh dan gak PD kalau ditanya progress skripsinya. Ada yang bilang “ah, kayaknya aku gak bakal wisuda bulan ntar deh”, “dosen nya susah ditemui, jadi suka males”, “aku gak bimbingan dulu ah, kemarin aja disalah-salahin pasti nanti juga gitu”, “kayaknya bapak dosen mood-nya lagi gak bagus, kayaknya aku bimbingan nanti lagi aja” dan banyak lagi perkataan yang bikin aku mmmmm, kenapa kalian tidak memanfaatkan kesempatan ini?

Intinya kalian jangan suka ngeluh, putus asa, juga jangan suka suudzon sama dosbing. Haha

7. Nekat

Saat skripsi kemaren, aku dapet dosen yang susah banget buat ditemui. Jadi, intensitas bimbingan gak karuan. Solusinya adalah nekat. Yang pertama aku lakuin adalah menghubungi dosen apakah bisa ditemui atau tidak. Kalau bisa ditemui ya Alhamdulillaah. Misalnya dosen bisa ditemui jam 10.00 WIB, nah aku dateng jam 08.00 WIB karena biasanya dosen bisa dateng lebih awal. Haha

Nah, kalau dosen gak bisa ditemui, kalian tetep dateng aja. Gak apa-apa nunggu seharian karena biasanya ada jam-jam tertentu yang tiba-tiba dosen dateng ke kampus karena misalnya ada acara dadakan, ada yang ketinggalan dan lainnya. Ya, itu sih yang aku lakuin. Dosen bisa atau engga, kita tetep dateng meskipun tak membuahkan hasil. Yang paling nekat lagi, biasanya aku suka pake metode ‘todong’ buat bimbingan. Haha (ini menyesuaikan dengan tipe dosen yaa)

8. Cari Temen yang Mendukung

Lingkungan sekitar, itu juga sangat mempengaruhi semangat kita dalam ngerjain skripsi. Punya temen yang rajin, kita juga bakal ketularan rajin. Punya temen yang males, kita juga bakal ketularan males. Gak usah banyak-banyak, cukup satu temen aja yang kalian jadikan patokan dan pemacu semangat kalian. Bikin target kayak ‘pokoke aku mesti ujian duluan dari pada dia’ atau ‘kita mesti lulus bareng tepat waktu’. Whatever lah yang penting targetan nya positif. Kalau bisa kalian bikin battle point sama temen kalian. Jadikan temen kalian sebagai rival dalam kompetisi ini. Haha

Yang aku lakuin kemarin sih ya kayak bikin point progress gitu misalnya aku udah penelitian, temenku belum. Berarti pointnya udah 1-0. Itu juga memacu semangat banget 😀 tapi jangan lupa tetep jalin kerja sama dan saling mendukung yaa. Eh, makasih ya buat kemarin yang udah jadi rival aku haha

9. Brainstorming

Mungkin ini agak melelahkan karena harus mikir banyak dan sedikit menghabiskan waktu. Untuk menambah wawasan kalian dan menepis keraguan kalian (eaaaaak) sama skripsinya, tukar pikiran sama orang yang kalian percaya bakalan jadi solusi yang banyak manfaatnya. Tukar pikiran ini gak cuma bisa dilakukan sama temen loh ya, tapi juga bisa sama dosen lain yang menurut kalian mampu di bidang yang kalian geluti. Ini juga bisa dibilang bimbingan kedua setelah bimbingan ke dosen pembimbing kalian. Tapi, percaya deh ini sangat membantu banget.

10. Sabar dan Berdoa

Bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Skripsi itu gak akan seumur hidup kok. Jangan lupa berdoa karena segala kemudahan dan ketenangan adalah datangnya dari Allah. Ikuti saja alurnya yakin pasti ada waktu nya kalian lulus dan pake toga. 🙂

11. Jangan Lupa Liburan

Ngerjain skripsi tidak menyebabkan kalian wajib bergelut di depan laptop, buku dan di perpus aja. Kalian juga wajib menyempatkan diri buat liburan ke tempat yang kalian pengen kunjungi atau sekiranya bisa me-refresh pikiran kalian. Tapi, jangan sampai berlarut-larut juga ya karena ada yang sekali liburan pengen liburan terus sampai melupakan skripsinya. Inget loh skripsi juga amanah orangtua. Ya, paling engga dua minggu sekali kalian main ke manaa gitu 😀

 

Apa lagi yaaa? 😀

Itu dulu aja kali ya tips nya. Yang lainnya lupa. Mungkin nanti kalau udah inget lagi bakal disambung di chapter dua nya 😀 semoga ada kesempatan. Aamiin

Semoga bermanfaat. Selamat ngerjain skripsi yaa :*

Advertisements